Selamat Datang di Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Magelang. Seluruh keluarga besar Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Magelang berkomitmen mewujudkan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). 


Sekretaris Badan Litbangkes Tinjau Balai Litbangkes Magelang

2019-03-03 10:20:13

Sekretaris Badan Litbangkes Tinjau Balai Litbangkes Magelang

               Disela-sela aktivitasnya yang padat, Sekretaris Badan Litbang Kesehatan, Dr. Nana Mulyana menyempatkan sejenak untuk meninjau perkantoran dan aktivitas Balai Litbangkes Magelang pada 2 Maret 2019 lalu. Setelah menjadi narasumber pada rapat kerja Pusat Litbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan yang diselenggarakan di Hotel Artos, Magelang, Pak Nana, begitu sapaan akrabnya, langsung menuju Balai Litbangkes Magelang sebelum menuju Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta.

                “Saya baru pertama kali kesini, jadi saya sempatkan mampir mumpung di Magelang. Kantornya bagus, dan rapi,” jelasnya saat memasuki Lobi Balai Litbangkes Magelang.

                Kedatangan Sekretaris Badan Litbang Kesehatan disambut hangat oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Tri Sudarningsih, SE, MPH dan Kepala Seksi Program dan Evaluasi, Siti Nurjanah, SKM beserta dengan beberapa peneliti dan pegawai lainnya. Karena keterbatasan waktu, beliau langsung meminta untuk diantarkan berkeliling. Laboratorium biokimia dan biologi molekuler menjadi salah satu lokasi pertama yang ditinjau. Setelah melihat dan memberi masukan pada pegawai yang bertugas pada laboratorium tersebut, beliau meneruskan kunjungan ke klinik. Sesampainya di klinik, Pak Nana sangat antusias menggali berbagai informasi terkait kegiatan klinik. Salah satunya adalah contoh-contoh kasus yang ada di klinik yang bisa menjadi bahan komunikasi dengan pemerintah daerah.

                “Saya pikir Klinik Litbang GAKI sangat strategis sebagai bahan komunikasi dengan Pemerintah Daerah. Jadi kalau ada kasus baru bisa dikomunikasikan dengan pemda setempat. Apalagi pasiennya dari seluruh wilayah Indonesia. Potensi ini harus dikembangkan,” sarannya.

                Setelah dari klinik, Pria asal Garut itu melanjutkan kunjungannya ke Laboratorium Teknologi Pangan dan Lobratorium Lingkungan. Di laboratorium itu, beliau menegaskan bahwa semua produk yang dihasilkan dari penelitian harus didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan dikembangkan. Misalnya adalah Iodine Biscuit (IOBI), harus didaftarkan paten dan terus dipantau tingkat keberhasilannya ketika diberikan dalam bentuk Pemberian Makanan tambahan (PMT).

                “Intinya, semua produk hasil penelitian harus terus dikembangkan karena itu merupakan kekuatan dan nilai plus bagi lembaga penelitian,” tegasnya.

                Mengakhiri kunjungannya, Pak Nana menyempatkan diri bercakap-cakap dengan para peneliti. Beliau berpesan bahwa Balai Litbang Kesehatan Magelang merupakan representasi Badan Litbangkes, sehingga peneliti harus bangga dan tetap menjaga nama besar Badan Litbangkes serta terus semangat dalam mengembangkan potensi.

                “Tetap semangat ya semuanya, saya senang bisa berkunjung ke Magelang dan semoga bisa berkunjung lagi nanti,” tutupnya ramah sambil berpamitan. (HMS-AP)

 

Print Friendly, PDF & Email


Link Terkait